Di awal sesi ini, kita telah menetapkanβWasiat Spiritualβnarasi agung (Spiritual Testament). Bukan sebagai seorang akademisi biasa, melainkan dari sudut pandang klinis seorangβdokter jiwaβJung memberikan penghormatan mendalam kepada Richard Wilhelm. Ia menilai tindakan Wilhelm menerjemahkan "Yi Jing" sebagai sebuah tindakan medis untuk menyelamatkan peradaban Barat dari "neurosis" yang disebabkan oleh rasionalitas yang berlebihan.
Makna Inti
- Penghormatan Mendalam Seorang Dokter: Jung memandang Wilhelm sebagai pionir jiwa. Apa yang diberikan Wilhelm bukan sekadar dokumentasi Sinologi, melainkan sebuah "cermin psikologis" yang memungkinkan orang Barat memahami diri mereka sendiri kembali.
- Jembatan Lintas Zaman: Dengan menganalogikan tokoh yang membawa "Upanishad" ke Eropa pada abad ke-18, yaituAnquetil-Duperron(Anquetil-Duperron), Jung menekankan bahwa karya Wilhelm telah "menghidupkan kembali" kebijaksanaan kuno dalam konteks modern.
- Rasa Misi sebagai Seorang "Inisiat": Wilhelm tidak "meneliti" budaya asing dengan sikap seorang penakluk, melainkan sebagai murid dari para master Tiongkok danseorang inisiat yoga Tiongkok(Initiate), dengan penuh welas asih untuk menyembuhkan penyakit peradaban, ia memperkenalkan "Yi Jing" sebagai "obat spiritual" ke Barat.
Gema Sejarah
Dalam pidato peringatannya di Munich tahun 1930, Jung menyebutkan bahwa jika peradaban Barat adalah seorang pasien yang sakit karena rasionalitas berlebihan, maka terjemahan "Yi Jing" adalah sebuah "wasiat spiritual" yang terlambat datang, penuh dengan resep kesembuhan.